SURAT PERJANJIAN SEWA MENYEWA RUMAH


Sewa Rumah-menantihujan

Sewa Rumah-menantihujan

KONTRAK RUMAH, yups bagi pembaca yang belum memiliki rumah kata tersebut menjadi salah satu pilihan agar bisa berlindung dengan aman dan nyaman dari terik matahari dan dinginnya angin malam :).

Namun, ada baiknya bila pihak penyewa dan pihak yang meyewakan memperhatikan perjanjian sewa menyewa agar terlindungi secara hukum.

Perlu diperhatikan beberapa hal yang patut diperjanjikan di dalam perjanjian sewa menyewa, yaitu  hak dan kewajiban,  jangka waktu sewa, dan besarnya harga sewa.

Berikut saya sekedar berbagi DRAFT SURAT PERJANJIAN

SEWA MENYEWA RUMAH bagi yang membutuhkan.

SURAT PERJANJIAN

SEWA MENYEWA RUMAH

Pada hari ini [hari, tanggal, bulan, tahun] di [nama kota], diadakan perjanjian sewa menyewa antara :

Nama : [.....................................]

Alamat : [......................................................................

..................................................................]

No. KTP : [.....................................]

Pekerjaan : [.....................................]

Yang selanjutnya disebut sebagai PIHAK PERTAMA

Nama : [.....................................]

Alamat : [......................................................................

..................................................................]

No. KTP : [.....................................]

Pekerjaan : [.....................................]

Yang selanjutnya disebut sebagai PIHAK KEDUA

Para pihak menerangkan terlebih dahulu sebagai berikut :

1. Bahwa PIHAK PERTAMA adalah pemilik rumah yang terletak di Jln. [..........................................] Kelurahan [................................] Kecamatan [.............................] Kota [.....................................], yang untuk selanjutnya perumahan tersebut beserta fasilitas-fasilitas yang ditentukan dalam perjanjian ini disebut sebagai OBYEK SEWA.

2. Bahwa PIHAK PERTAMA tersebut hendak menyewakan OBYEK SEWA kepada PIHAK KEDUA untuk dipergunakan sebagai [.....................................]

3. Bahwa PIHAK KEDUA menerima tawaran sewa menyewa terhadap OBYEK SEWA tersebut dari PIHAK PERTAMA

Selanjutnya kedua belah pihak telah sepakat mengadakan perjanjian sewa-menyewa rumah, dengan isi perjanjian sebagaimana dijabarkan dalam pasal-pasal di bawah ini :

Pasal 1

JANGKA WAKTU

1. Perjanjian sewa menyewa ini berlaku untuk jangka waktu [................. (................)] tahun, terhitung mulai tanggal [ tanggal, bulan, tahun]

2. Setelah jangka waktu sebagaimana dimaksud ayat (1) pasal ini berakhir, maka perjanjian sewa menyewa ini dapat diperpanjang untuk jangka waktu dan dengan syarat-syarat yang akan ditentukan lebih lanjut oleh para pihak.

Pasal 2

HARGA SEWA DAN CARA PEMBAYARAN

1. Kedua belah pihak setuju bahwa harga sewa dalam perjanjian ini adalah sebesar Rp. …………..,- (………….. juta rupiah) untuk jangka waktu sebagaimana dimaksud dalam pasal 1.

2. Harga sewa sebagaimana dimaksud pasal 2 ayat (1) tersebut dibayar secara sekaligus/tunai pada saat perjanjian ini ditanda tangani oleh kedua belah pihak.

3. Untuk penerimaan uang harga sewa tersebut PIHAK PERTAMA akan menerbitkan kwitansi tersendiri sebesar Rp ………… (…………. ) dan merupakan bukti yang sah atas pelunasan pembayaran sewa terhadap OBYEK SEWA.

Pasal 3

PENYERAHAN

1. PIHAK PERTAMA menyerahkan OBYEK SEWA kepada PIHAK KEDUA dalam keadaan bersih dan terawat baik, 1 (satu) hari setelah perjanjian ini ditandatangani oleh kedua belah pihak.

2. Dalam hal jangka waktu perjanjian sesuai dengan pasal 1 berakhir, maka PIHAK KEDUA wajib menyerahkan kembali OBYEK SEWA tersebut kepada PIHAK PERTAMA dalam keadaan kosong dan terawat baik.

Pasal 4

JAMINAN

1. Selama masa sewa PIHAK KEDUA tidak akan mendapatkan tuntutan dan gangguan apapun dari pihak lain yang menyatakan mempunyai hak atas OBYEK SEWA yang disewa oleh PIHAK KEDUA.

2. Selama masa sewa PIHAK PERTAMA menjamin OBYEK SEWA yang disewakan bebas dari kerusakan struktur bangunan atau kerusakan lainnya.

Pasal 5

KEWAJIBAN DAN HAK PIHAK KEDUA

1. Wajib merawat dan menjaga OBYEK SEWA, dengan sebaik-baiknya.

2. Wajib melakukan pembayaran biaya beban pemakaian listrik dan air khusus OBYEK SEWA sesuai dengan tagihan rekening dari instasi terkait.

3. PIHAK KEDUA dengan cara apapun dilarang menyewakan kembali dan atau memindahkan hak penghunian atas OBYEK SEWA yang disewanya kepada pihak ketiga tanpa izin tertulis dari PIHAK PERTAMA.

4. Wajib mengosongkan kembali OBJEK SEWA dan mengembalikan ke kondisi semula seperti sebelum ditempati apabila OBJEK SEWA tersebut tidak diperpanjang.

5. Berhak atas penggunaan jaringan listrik dan menaikkan tegangan sesuai dengan kebutuhan.

6. Berhak mengubah bentuk dan struktur bangunan OBJEK SEWA dengan ijin yang telah diberikan PIHAK PERTAMA.

Pasal 6

KEWAJIBAN DAN TANGGUNG JAWAB

PIHAK PERTAMA

1. Menyerahkan OBYEK SEWA untuk digunakan PIHAK KEDUA, dalam keadaan baik dan tidak digunakan oleh pihak manapun untuk keperluan apapun.

2. Mengijinkan PIHAK KEDUA menggunakan OBYEK SEWA, sesuai dengan fungsinya.

3. Mengijinkan PIHAK KEDUA untuk menaikkan tegangan listrik sesuai dengan kegunaan dan fungsinya.

4. Mengijinkan PIHAK KEDUA untuk melakukan perubahan struktur bangunan terhadap OBYEK SEWA sesuai dengan kebutuhan.

5. Mengijinkan PIHAK KEDUA untuk melakukan pemeliharaan dan perbaikan dilokasi setiap terjadi kerusakan OBYEK SEWA.

6. Melakukan pembayaran pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sesuai dengan tagihan tahun berjalan.

Pasal 7

PENGAKHIRAN PERJANJIAN

1. Setelah berakhirnya jangka waktu sewa tersebut maka PIHAK KEDUA diberikan prioritas untuk memperpanjang waktu sewa dengan mengajukan permohonan tertulis selambat-lambatnya 1 (satu) bulan sebelum waktu sewa berakhir.

2. Dalam kondisi normal, apabila PIHAK KEDUA menghendaki perjanjian kerjasama ini diakhiri sebelum waktunya, maka PIHAK PERTAMA tidak wajib mengembalikan sisa harga sewa yang telah dibayar oleh PIHAK KEDUA untuk periode sewa yang belum berjalan, sebaliknya apabila PIHAK PERTAMA yang menghendaki pengakhiran perjanjian tersebut maka PIHAK PERTAMA wajib mengembalikan sisa harga sewa untuk masa sewa yang belum berjalan tersebut dan membayar biaya kompensasi atas pemindahan barang-barang berserta perlengkapannya.

Pasal 8

PENYELESAIAN SENGKETA

1. Apabila terjadi perselisian antara kedua belah pihak yang berhubungan dengan perjanjian ini, maka akan diselesaikan secara musyawarah dan mufakat.

2. Apabila penyelesaian perjanjian secara musyawarah dan mufakat tidak tercapai, maka kedua belah pihak, Pihak Pertama dan Pihak Kedua, sepakat memilih tempat kediaman hukum yang sah di kantor Panitera Pengadilan Negeri Malang.

Pasal 9

DOMISILI

Tentang perjanjian ini dan segala akibatnya, para pihak memilih kedudukan yang tetap dan umum di Kantor Kepaniteraan pengadilan Negeri Malang.

Pasal 10

PENUTUP

Perjanjian ini dibuat dengan kata sepakat tanpa adanya paksaan atau kekeliruan antara PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA, dibuat rangkap 2 (dua) yang sama bunyinya, semua bermaterai cukup serta mempunyai kekuatan hukum pembuktian yang sama dan ditandatangani oleh pihak Pertama dan Pihak Kedua pada hari tanggal yang telah disebut pada halaman pertama di atas.

PIHAK KEDUA PIHAK PERTAMA

(…………………..) (…………………..)

Matur nuwun kagem:

  1. Allah SWT,
  2. Nabi besar Muhammad SAW,
  3. Keluarga tercinta,
  4. Mbak Ponti Diartri atas nasi krawunya ..tanpanya posting hari ini tidak bisa selesai…mungkin ,
  5. PT HARMA =>> koneksi internetnya,
  6. Pembaca setia blog ini yang menurut statistik di dashboard sudah mencapai 5 digit,
  7. Sobat jauh dan dekat yang tidak bisa disebutkan satu persatu,
  8. dan jangan tinggalkan apapun kecuali komentar
About these ads

5 Comments on “SURAT PERJANJIAN SEWA MENYEWA RUMAH”

  1. freddy wawondatu says:

    apakah tidak membutuhkan saksi??

  2. gerson says:

    Pada Pasal 5 kewajiban dan hak pihak kedua.
    siapakah yang harus lakukan pembayaran PBB tahunan ?
    apakah pihak pertama atau pihak kedua ?
    tks

    • gerson says:

      Tambahan …
      Pada Pasal 6 ayat 6 dinyatakan pihak pertama melakukan pembayaran PBB sesuai dengan tahun berjalan.
      ketentuan dari Pasal 5 dan Pasal 6 … apakah itu peraturan dari pemerintah yang sudah baku ? jika benar apakah ada bukti tertulisnya ….
      tks 0:-)

      • menantihujan says:

        Yth Gerson,

        Untuk pertanyaan anda saya tidak bisa menjawabnya karena saya tidak memiliki kompentesi yang cukup di bidang hukum. Anda bisa mencari jawaban pertanyaan tersebut dari sumber yang lain.
        Dalam blog pribadi saya ini, saya hanya sekedar berbagi draft surat perjanjian sewa menyewa rumah yang dulu saya gunakan.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 215 other followers