Tentang Hidup

Tibalah aku pada waktu
Yang tak bisa dan tak pernah bisa akan berlalu
Menjauh. . .
Menyendiri. . .
Merenungi perjalanan ku ini

Kau datang, kau pergi, pun begitu mereka
Dan terulang lagi
betapa sulitnya ‘melupakan’

Katamu : Jarak mengajarkan rindu, rindu mengekalkan kenangan, dan Kenangan pula yang membawa kita tuk bertemu (lagi)

Saat mencoba melupakan

image


(tanpa judul)

Menurut saya, perempuan tidak lebih suka es krim dan cokelat ataupun mawar bila dibanding dengan ‘kepastian’ …


Nyatakan Cinta

Déjà vu yang tak berujung-

Mawar Merah Penakluk Hati

Mawar Merah Penakluk Hati

Sekedar berbagi buat pembaca yang kesulitan untuk mendapat kekasih Istri.

Dalam beberapa kasus yang saya baca dari Jurnal Percintaan Internasional (JPI) di temukan bahwa 70% laki-laki (yang baik-baik) kesulitan untuk menyatakan cinta kepada kekasihnya. Meskipun sudah sedemikian rupa mempersiapakan cara jitu untuk ‘menembak’ pujaan hati, banyak dilaporkan dari TKP bahwa mulut laki-laki tersebut seolah-olah terkunci rapat dan tersegel.

Dilaporkan oleh Alessandro del Poerwa, kepala editor JPI, dalam beberapa kasus ada laki-laki yang merasa sudah menyatakan cinta padahal dia tak berkata apapun meskipun sang calon kekasih sudah menunggu 10 jam dibawah pohon beringin untuk ‘ditembak’ Mentolo Nyawat kursi ae rek dan akhir yang na’as terjadi (yang penasaran silahkan baca sendiri :))

Untuk anda yang ingin sukses dalam acara tembak menembak ada baiknya mengikuti jejak Alessandro del Poerwa dalam menyatakan cinta agar Déjà vu yang tak berujung- tidak anda alami.
Read the rest of this entry »